Ketika kita menginginkan Indonesia Kaya Raya

   Sebenarnya kita patut bersyukur karena kita berada di Indonesia.  Bukankah kita diberikan kelimpahan kekayaan alam yang berlimpah melebihi negara lain.  Kita diberikan sumberdaya melebihi negara lain.  Ini kalau kita kelola dengan baik kita akan bisa melebihi negara lain.  Bahan baku tersedia lengkap di Indonesia.  Manusia sebagai tenaga kerja juga melimpah.  Otak juga banyak yang diatas rata-rata.  Buktinya kita sering berhasil di olimpiade science atau matematika di ajang internasional.  Dalam seni kita sering berhasil dalam festival musik internasional.  Sebenarnya kita patut bersyukur karena kita berada di Indonesia.  Bukankah kita diberikan kelimpahan kekayaan alam yang berlimpah melebihi negara lain.  Kita diberikan sumberdaya melebihi negara lain.  Ini kalau kita kelola dengan baik kita akan bisa melebihi negara lain.  Bahan baku tersedia lengkap di Indonesia.  Manusia sebagai tenaga kerja juga melimpah.  Otak juga banyak yang diatas rata-rata.  Buktinya kita sering berhasil di olimpiade science atau matematika di ajang internasional.  Dalam seni kita sering berhasil dalam festival musik internasional. 

    Dengan melihat bukti-bukti ini saja rasanya kita pantas mengatakan kita memang jauh dari kekurangan.  Kalau begitu kurang apakah kita.  Barangkali kita kurang memberi apresiasi pada karya bangsa kita sendiri.  Kita sering bangga pada produk produk luar.  Indonesia bisa menjadi kaya jika kita bangga dan senang memakai produk dalam negeri.   Tapi ini tergantung niat bangsa.  Jika kita memakai produk dalam negeri alangkah baiknya sambil kita niatkan agar semua yang berkaitan dengan pembuatan produk dalam negeri pendapatannya meningkat.  Langkah ini bisa dianggab memberi sedekah kepada Indonesia.  Bukankah amal perbuatan tergantung pada niat.  Niat yang tulus akan mendapat pahala.  Nah mari memberi sedekah niscaya kita akan menerima lebih banyak.  Mari memakai produk dalam negeri niscaya Indonesia menjadi kaya raya.   Mari berkarya terus selama kita hidup. 

    Berkarya adalah sedekah bila kita berniat secara ikhlas dan tulus agar bermanfaat bagi orang lain.  Berkarya itu bisa dilakukan di setiap aspek kehidupan.  Misalnya kita menanam pohon kita bisa ikhlaskan agar oksigen yang dihasilkan bisa dinikmati manusia sedunia.  Mengajar atau menjadi guru bisa kita niatkan dengan ikhlas memberikan ilmu kepada yang lain.  Menjadi karyawan pun kita bisa niatkan agar kita bisa memberikan manfaat pada produk yang dihasilkan.  Berkarya dibidang seni bisa diniatkan agar kita bisa menghibur orang lain melalui seni.  Jika setiap aspek kegitan kita kita niatkan untuk memberi manfaat pada yang lain itu sudah dicatat sebagai sedekah.  Bila ini kita terapkan dalam setiap waktu atau detik niscaya kita akan dijauhkan dari sikap serakah atau korupsi yng akan menghancurkan bangsa.

5 thoughts on “Ketika kita menginginkan Indonesia Kaya Raya

  1. Terima kasih atas tanggapan positifnya. Bangsa indonesia merupakan owner (pemegang saham) negara Indonesia. Presiden dipilih melalui RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham yaitu Pemilu. Para pengelola akan dimintai pertanggungan jawab oleh ownernya di hari kemudian. Integritas yang tinggi para pengelola negara sangat dibutuhkan agar menjadi negara yang kaya raya.

  2. Iya benar. Setiap keputusan diteliti dengan hati-hati. Agar tidak menjadi marabahaya bagi negeri ini. Oleh karena itu, seorang presiden haruslah orang yang benar-benar bijaksana, Kreatif, dan memiliki kredibilitas yang tinggi.

  3. manusianya mungkin yang kurang kreatif dikarenakan kebanyakan dari kita selalu ingin yang mudah tapi cepat. contohnya dengang banyaknya produk teknologi yang diusung dari barat/luar negeri dibawa ke indonesia. contoh kongkretnya cetak mencetak, yg lagi booming sekarang adalah cetak digital print. berapa uang yang harus dikeluarkan untuk membeli alat/mesin teknologi canggih itu belum perawatannya. kalau untuk ukuran yang besar mungkin bisa ditolerir tapi kalau yang kecil kan bisa dicetak sablon (usaha kecil), itu baru salah satu contoh nya masih banyak yang lainnya yang seharusya bisa dikerjakan dengan manusia kini dialihkan ke mesin. dampak yang ditimbulkannya antara lain:
    1. ketergantungan dengan mesin yang notabene buatan luarnegeri
    2. menjadi malas berpikir kreatif untuk menciptakan alat2 yang semi mesin.
    3. akhirnya yang timbul banyaknya pengangguran
    4. begitu ia di phk ia tidak dapat berbuat apa-apa karena sewaktu bekerja yag menjalankannya mesin.
    saya sendiri lulusan teknik mesin tapi saya sekarang saya buka usaha cetakan sablon dengan kreatifitas kualitas dan hasilnya tidak kalah dengan mesin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s