Berebut Jalan : Salah satu sikap yang serakah, mengambil hak orang lain.

Jalan itu dibuat untuk orang lewat.  Ketika jalan dipakai untuk duduk duduk saja akan menganggu yang lewat.  Bila kita tidak bisa menghindari  kebiasaan duduk-duduk dipinggir jalan kita harus bisa membuang gangguan yang ada di jalan.  Paling tidak membuang paku atau duri di jalan.  Beginilah agar tabungan amal atau tabungan emosi kita selalu positif.

 

Jalan itu dibuat untuk orang lewat.  Ketika jalan dipakai untuk duduk duduk saja akan menganggu yang lewat.  Bila kita tidak bisa menghindari  kebiasaan duduk-duduk dipinggir jalan kita harus bisa membuang gangguan yang ada di jalan.  Paling tidak membuang paku atau duri di jalan.  Beginilah agar tabungan amal atau tabungan emosi kita selalu positif.

Ketika kita membuat suatu gangguan misalnya semacam “polisi tidur” itu sudah menganggu orang yang lewat dalam hal ini mendhalimi orang yang lewat.  Bagaimanakah reaksi orang yang dibuat kurang nyaman belum tentu semuanya akan memakluminya terkadang kesal dan mengumpat atau menyumpahi pada yang bikin.  Bukankah doa orang yang didhalimi ini mudah terkabul?.  Inilah yang perlu kita perhitungkan dalam tabungan amal. 

Ketika kita harus  antri mendahului  kendaraan yang harus antri didepan kita itu sudah menyerobot hak orang lain.   Ini hal-hal yang membuat saldo amal kita negative.   Kita hanya boleh mendahului kepada orang yang memang  bersedia didahului.  Kalau kita naik kendaraan  dari dua jalur  kemudian menyempit menjadi  satu  jalur  tentunya  kita harus jalan bergantian diantara dua kendaraan yang berada di dua jalur tersebut.

Budaya antri merupakan contoh yang baik yang perlu kita terapkan.  Kita tidak perlu menyerobot hak orang lain yang antriannya didepan kita.  Begitu kita tidak taat antrian berarti telah menyerobot hak orang lain dan ini merupakan salah satu sifat serakah.  Sama halnya dengan berebut jalan pada saat kemacetan lalu lintas itu sama dengan mengambil hak orang lain.  Bila kita bergantian tidak saling berebut maka akan mengurangi kemacetan yang ada.

About these ads

One thought on “Berebut Jalan : Salah satu sikap yang serakah, mengambil hak orang lain.

  1. Assalamu’alaikum Pak Haji. Semenjak mobil saya diganti ke sedan, saya merasa sering terzalimi oleh para ‘polisi tidur’. Bayangkan, di jalan umum, tanjakan pula, masih saja dipasang ‘polisi’ yang entah posisinya sedang tidur atau sedang duduk. Habis tinggi sekali sih. Walaupun sudah dengan kecepatan 0km/jam, tetap saja kolong mobil saya tergaruk. Apalagi polisi ini ada di jalan yang saya harus lewati setiap harinya. Kalau saja ada jalan alternatif, saya pasti memilih jalan itu. Anyway, terimakasih atas tulisannya, yang menginspirasi saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s